Beranda / Artikel

Kebiasaan sehat

Cara Mengatur Jadwal Tidur untuk Rutinitas yang Lebih Teratur

Mulai dengan memilih waktu bangun yang dapat dipertahankan, menyediakan kesempatan tidur yang cukup, dan menyiapkan rutinitas malam yang tenang. Usahakan waktu tidur serta bangun tetap teratur setiap hari. [1] [2]

Panduan rutinitas tidur orang dewasa: waktu bangun teratur, kesempatan tidur cukup, dan persiapan malam yang tenang.

Tidur merupakan bagian dari kebiasaan sehat bersama pola makan dan aktivitas. Panduan ini membantu orang dewasa menyusun jadwal sehari-hari. Contoh jam mengikuti rutinitas kegiatan siang; penyesuaian pekerja shift dibahas tersendiri. Untuk perencanaan yang lebih luas, baca panduan kebiasaan dalam pengelolaan berat badan.

Mulai dari waktu bangun dan kebutuhan tidur

CDC mencantumkan kebutuhan tidur orang dewasa usia 18–60 tahun sedikitnya tujuh jam per hari; usia 61–64 tahun tujuh hingga sembilan jam; dan usia 65 tahun ke atas tujuh hingga delapan jam. Kualitas tidur juga penting, termasuk apakah tidur terasa menyegarkan. [1]

Tulis jam yang diperlukan untuk bangun pada hari kerja. Dari sana, periksa apakah kegiatan malam masih memberi ruang untuk tidur sesuai kebutuhan. Waktu berada di tempat tidur belum tentu sama dengan waktu benar-benar tertidur.

Contoh hitungan: dari pukul 22.00 hingga 06.00 tersedia rentang delapan jam. Rentang itu membantu membuat rencana, tetapi tidak berarti seseorang otomatis tidur delapan jam penuh. Bila masih harus menyelesaikan pekerjaan pada pukul 22.00, pindahkan sebagian persiapannya ke waktu lain.

Susun persiapan malam sebelum menetapkan alarm

NHLBI menyarankan satu jam menjelang tidur digunakan untuk kegiatan tenang dan menghindari cahaya buatan yang terang. CDC menyarankan mematikan perangkat elektronik sedikitnya 30 menit sebelum tidur. [2] [1]

Berikut contoh pengaturan bila Anda merencanakan masuk tempat tidur pukul 22.00. Ubah jamnya sesuai kegiatan dan kebutuhan Anda.

Contoh perencanaan malam, bukan jadwal wajib
Waktu contohHal yang disiapkan
Sebelum 21.00Selesaikan kebutuhan esok hari, seperti pakaian, tas, dan daftar tugas.
21.00Mulai kegiatan tenang yang tidak menambah pekerjaan baru.
21.30Matikan layar dan letakkan ponsel agar tidak terus diperiksa.
22.00Waktu yang direncanakan untuk masuk tempat tidur.
06.00Waktu bangun yang dipilih untuk rutinitas harian.

Jika tugas rumah selalu selesai terlalu malam, ubah urutan tugasnya. Misalnya, siapkan tas sebelum makan malam atau bagi pekerjaan dengan anggota keluarga. Tujuannya membuat waktu tidur mendapat tempat yang jelas di dalam jadwal.

Periksa hal yang sering menggeser jam tidur

NHLBI menyarankan kamar yang tenang, sejuk, dan gelap, serta menghindari makan besar dan alkohol menjelang tidur. Efek kafein dapat bertahan hingga delapan jam, sehingga kopi pada sore hari dapat mengganggu tidur malam. [2]

Untuk menemukan hambatan pribadi, pilih satu pertanyaan setiap kali meninjau jadwal:

  • Apakah pekerjaan dibawa sampai ke tempat tidur?
  • Apakah waktu bersiap esok hari belum diperhitungkan?
  • Apakah kebiasaan melihat ponsel membuat waktu terus bergeser?
  • Apakah kopi atau teh berkafein diminum semakin sore?

Minuman tanpa gula pun dapat mengandung kafein. Bila sedang memperbaiki pilihan minuman, pertimbangkan waktu meminumnya selain kandungan gulanya. Baca juga langkah mengurangi minuman manis.

Jaga pola pada akhir pekan dan sesuaikan bila bekerja shift

NHLBI menyarankan perbedaan jadwal hari kerja dan akhir pekan tidak lebih dari sekitar satu jam. Untuk pekerja shift, anjurannya mencakup membatasi kafein pada bagian awal shift serta mengurangi gangguan cahaya dan suara saat tidur pada siang hari. [2]

Contoh jadwal 22.00–06.00 di atas ditujukan sebagai ilustrasi rutinitas siang. Jika jam kerja bergilir, susun rencana berdasarkan jadwal kerja yang benar-benar berlaku. Catat kendala yang perlu dibicarakan dengan keluarga atau tenaga kesehatan.

Catat pola dan ketahui kapan perlu bantuan

Catatan tidur dapat memuat waktu masuk tempat tidur, terbangun malam, bangun pagi, tidur siang, aktivitas, minuman berkafein, dan obat yang digunakan. Bicarakan dengan tenaga kesehatan bila masalah tidur terjadi secara rutin atau tetap merasa mengantuk setelah tidur cukup. [1]

Gunakan catatan untuk memilih satu perubahan berikutnya. Misalnya, bila hambatan utamanya adalah persiapan kerja, perbaiki persiapannya terlebih dahulu. Evaluasi apakah jadwal lebih mudah dijalankan, bukan hanya apakah alarm sudah dipasang.

Artikel ini tidak menetapkan obat, suplemen, atau terapi gangguan tidur. Jangan mengubah pengobatan berdasarkan catatan sendiri. Jika kesulitan tidur terus mengganggu kegiatan, bawa catatan saat berkonsultasi.

Kenali program iO Pro

Tanyakan bentuk pendampingan kebiasaan sehari-hari, akses layanan, dan rincian paket kepada pengelola.

Similar Posts