Beranda / Artikel

Panduan makan sehari-hari

Cara Menyiapkan Bekal Makan Siang Seimbang untuk Kerja

Bekal makan siang seimbang bisa disusun dari makanan pokok, lauk, sayur, dan buah. Contohnya nasi, ayam matang, tumis buncis, dan jeruk utuh. Jika bekal berisi makanan mudah rusak, rencanakan cara menjaganya tetap dingin selama perjalanan dan simpan di kulkas saat tiba.

Panduan bekal kerja: susun sayur, buah, makanan pokok, dan lauk; bawa makanan mudah rusak dengan pendingin lalu simpan dingin saat tiba.

1. Susun isi bekal sebelum memilih wadah

Gunakan Isi Piringku sebagai panduan visual. Sekitar separuh porsi makan dapat diisi sayur dan buah, sementara separuh lainnya berisi makanan pokok dan lauk. Sayur mengambil bagian lebih besar daripada buah, dan makanan pokok mengambil bagian lebih besar daripada lauk. Buah boleh dibawa di wadah terpisah. [1]

Contoh kombinasi yang bisa disesuaikan dengan bahan di rumah:

  • Nasi dan ayam: tambahkan tumis buncis-wortel dan jeruk utuh.
  • Ubi dan tempe: tambahkan sayuran matang dan pisang.
  • Nasi merah dan telur matang: tambahkan tumis kol dan buah pir utuh.

Pilih kombinasi yang mudah diulang. Bila ruang di kotak terbatas, gunakan wadah kedua untuk buah; perhitungkan keduanya sebagai satu kali makan. Lihat contoh menu tujuh hari atau panduan menambah sumber serat secara bertahap. Bila Anda mengikuti diet khusus dari tenaga kesehatan, sesuaikan pilihan dengan panduan tersebut.

2. Jika memasak malam sebelumnya, dinginkan segera

Cuci tangan serta gunakan alat dan wadah bersih. Pisahkan bahan mentah dari makanan matang. Jika menyisihkan masakan untuk esok hari, bagi ke wadah dangkal dan segera masukkan ke kulkas pada suhu 4 °C atau lebih rendah agar cepat dingin. Kemas makanan yang sudah dingin menjelang berangkat. [3]

3. Jaga makanan tetap dingin sampai jam makan

Untuk bekal mudah rusak seperti lauk ayam atau telur matang, gunakan tas berinsulasi dengan dua sumber dingin, misalnya dua gel pendingin beku. Pindahkan bekal ke kulkas saat tiba di tempat kerja jika tersedia. Jika tidak ada kulkas, gunakan kotak pendingin yang menjaga suhu makanan pada 4 °C atau lebih rendah sampai jam makan. Termometer membantu memastikan suhunya. Jangan mengandalkan kotak makan biasa untuk menyimpan lauk matang sampai siang. [2], [3]

Sebagai batas umum, makanan mudah rusak sebaiknya tidak dibiarkan di luar pendingin lebih dari dua jam, atau lebih dari satu jam bila suhu sekitar di atas 32 °C, misalnya di kendaraan panas. Jika bekal mudah rusak sudah melewati batas tersebut, buang. Jika sejak awal tidak ada cara untuk menjaganya tetap dingin, pilih makanan yang dapat disimpan pada suhu ruang sesuai petunjuk kemasan, atau siapkan makan mendekati jam makan. Bila membeli makanan di luar, gunakan panduan mengatur porsi saat makan di luar. [3]

Bacaan pendukung

  1. Kementerian Kesehatan RI: panduan Isi Piringku dalam pilihan makanan sehari-hari.
  2. FoodSafety.gov: bekal untuk sekolah dan tempat kerja.
  3. FoodSafety.gov: penanganan makanan dan pendinginan yang aman.

Ingin mengenal pendampingan iO Pro?

Tanyakan cakupan pendampingan kebiasaan sehari-hari dan informasi program sebelum memesan.

Tanya tentang program iO Pro Lihat formulir pemesanan

Similar Posts